Kamis, 24 Maret 2016

Perkembangan indonesia dari segi budaya

      Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas, ditiap pulau banyak suku, ras, dan budaya yang menghuninya. Setiap individu di situ memengaruhi kebudayaan indoesia kedepannya. 


      Budaya diindonesia banyak sekali, kalau dijabarkan satu per satu mungkin tidak akan cukup waktunya, tetapi masyarakat indonesia sendiri sudah mulai melupakan budayanya mereka cenderung melihat budaya negara lain yang mungkin lebih keren dan menarik bagi mereka , sehingga indonesia lebih sering kecolongan beberapa budaya mulai diakui negara lain dan ketika itu terjadi indonesia baru lah mulai bekoar-koar. Seperti bertindak setelah terjadi sesuatu ,seperti mengobati ketika sudah sakit parah. Bukannya ada slogan lebih baik mencegah daripada mengobat? Masyarakat Indonesia tidak bisa mensyukuri apa yang dimiliki indonesia dan negara lain malah tertarik dengan budaya kita . Banyak warga negara lain yang rela tinggal di Indonesia hanya untuk belajar budaya indonesia,mereka iri pada kita karena kita memiliki budaya yang beraneka ragam dan sangat unik.

    Tetapi masyarakat indonesia mulai sadar akan kebudayaan yg mereka miliki ini harus dilestarikan agar anak-cucu kita bisa dapat mengetahui budaya negaranya sendiri.

   Banyak para seniman indonesia yang mencampurkan unsur modern dan unsur budaya indonesia seperti :

1. desainer asri welas

sumber:http://www.fotoseleb.com/v1/index.php/candid-2/item/345-rumah-butikku-bernama-house-of-asri-welas

desainer ini memadukan kain tenun indonesia ke bentuk-bentuk modern jaman sekarang. Beliau juga merancang kebaya-kebaya khas indonesia agar tidak ketinggalan jaman. Beliau berhasil memperkenalkan hasil rancangannya ke kancah internasioal

2. Yura yunita


Penyanyi yang terkenal dari singlenya cinta dan rahasia ini, telah berkontirbusi dalam melestarikan budaya indonesia , yaitu dengan menciptkan sebuah lagu dengan bahasa sunda disertai alunan musik jazz, Karena lagunya yang mudah diingat , lagu ini di gandrungi anak-anak remaja jaman sekarang

3.Dimas Danang


Seorang penyiar dan presenter ini juga mengabil peran dalam melestarikan budaya indonesia,yaitu dengan membuka clothing line batiknya. Batik yang dikenal sebagai baju yang kuno dan keinggalan zaman disulap menjadi baju yang trendi dan modern tanpa mengurangi nilai budaya tersebut

Tadi adalah beberapa contoh-contoh masyarakat indonesia yang berperan dalam perkembangan budaya indonesia. Kita patut bangga dan bersyuur tinggal dan hidup di negara yang memiliki ribuan pulau dan budaya, dengan cara melestarikan dan menjaga budaya itu sendiri


Minggu, 24 Januari 2016

Tugas Periode 3

Ilmu Pengetahuan teknologi dan Kemiskinan
a. Ilmu Pengetahuan
Di kalangan ilmuwan ada keseragaman pendapat, bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan (objek) tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatis. Pengertian pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemologi), di antaranya pandangan Aristoteles, bahwa pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi. Menurut Decades ilmu pengetahuan merupakan serba budi. Bacon dan David Home diartikan sebagai pengalaman ind

era dan batin. Immanuel Kant mengartikan pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. Teori Phyroo mengatakan bahwa tidak ada kepastian dalam pengetahuan.
Untuk membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar, perlu berpangkal pada teori-teori kebenaran pengetahuan. Banyak teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi ilmu pengetahuan akan mengalami kesulitan. Sebab, membuat suatu definisi dari definisi ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuwan sendiri sudah ada keseragaman pendapat, hanya akan terperangkap dalam tautologis (pengulangan tanpa membuat kejelasan) dan pleonasme atau mubazir saja.
Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikat yang bersifat ilmiah. Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi empat hal :
1. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih
2. Selektif
3. Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah
4. Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian

b. Teknologi
Dalam konsep yang pragmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan, bahwa ilmu pengetahuan (body knowledge), dan teknologi sebagai suatu seni (state of art) yang mengandung pengertian berhubungan dengan proses produksi, menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi. "Secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisika dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknologi sosial pembangunan (the social technology of development) sehingga teknologi itu adalah metode sistematis untuk mencapai setiap tujuan insani." (Eugene Staley, 1970)
Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Rasionalitas, artinya tindakan spontak oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan sosial
b. Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
c. Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis. Demikian pula dengan teknik mampu mengelimkinasikan kegiatan non-teknis menjadi kegiatan teknis
d. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan
e. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
f. Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan
g. Otonomi, artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri

c. Ilmu teknologi dan nilai
Ilmu pengetahuan dan teknologi sering dikaitkan dengan nilai atau moral. Hal ini besar kaitannya tatkala dirasakan dampaknya melalui kebijaksanaan pembangunan, yang ada pada hakikatnya adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Masalah nilai kaitannya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, menyangkut perdebatan sengit dalam menduduk perkarakan nilai dalam kaitannya dengan ilmu dan teknologi. Sehingga kecenderungan sekarang ada dua pimikiran yaitu, yang menyatakan ilmu bebas dan nilai yang menyatakan ilmut tidak bebas nilai.
Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki tiga komponen penyangga tubuh pengetahuan yang disusunnya yaitu : Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis.
Komponen Ontologis kegiatannya adalah menafsirkan hikayat realitas yang ada, sebagaimana adanya (das sein), melalui desuksi-desuksi yang dapar diuji secara fisik. Artinya ilmu harus bebas dari nilai-nilai yang sifatnya dogmatik.
Komponen Epistemologis berkaitan dengan nilai atau moral pada saat proses logis-hipotesis-verifikasi. Sikap moral implisit pada proses tersebut. Asas moral yang terkait secara eksplisit yaitu kegiatan ilmiah harus ditujukan kepada pencarian kebenaran dengan jujur tanpa menduhulukan kepentingan kekuatan argumentasi pribadi
Komponen Aksiologis artinya lebih lengket dengan nilai atau moral. Dimana ilmu harus digunakan dan dimanfaatkan demi kemaslahatan manusia. Ilmu adalah bukan tujuan tetapi sebagai alat atau sarana dalam rangka meningkatkan taraf hidup manusia, dengan memperhatikan dan mengutamakan kodrat dan martabat manusia serta menjaga kelestarian lingkungan alam.

d. Kemiskinan
Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatan berada dibawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh dan lain-lain. (Emil Salim, 1982)
Atas dasar ukuran ini maka mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, keterampilan dan sebagainya
b. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri
c. Tingkat pendidikan mereka rendah
d. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas, berusaha apa saja
e. Banyak yang hidup di kota berusia muda dan tidak mempunyai keterampilan

Kemiskinan menurut orang lapangan (umum) dapat dikategorikan kedalam tiga unsur,
1. Kemiskinan yang disebabkan handicap badaniah ataupun mental seseorang
2. Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam
3. Kemiskinan buatan

soal
1.apa yang dimaksud kemiskinan?
2.kemiskinan dikategorikan berapa unsur?
3. apa yang dimaksud teknologi?
4.apa yang dimaksud ilmu pengetahuan?
5. berapa sikap ilmiah?



Agama dan Masyarakat
a.fungsi agama
Fungsi agama dalam pengukuhan nilai-nilai, bersumber pada kerangka acuan yang bersifat sakral, maka normanya pun dikukuhkan dengan sanksi-sanksi sakral. Dalam setiap masyarakat sanksi sakral mempunyai kekuatan memaksa istimewa, karena ganjaran dan hukumannya bersifat duniawi dan supramanusiawi dan ukhrowi.
– Fungsi agama di bidang sosial adalah fungsi penentu, di mana agama menciptakan suatu ikatan bersama, baik di antara anggota-anggota beberapa mayarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka.
– Fungsi agama sebagai sosialisasi individu ialah individu, pada saat dia tumbuh menjadi dewasa, memerlukan suatu sistem nilai sebagai semacam tuntunan umum untuk (mengarahkan) aktivitasnya dalam masyarakat, dan berfungsi sebagai tujuan akhir pengembangan kepribadiannya. Orang tua di mana pun tidak mengabaikan upaya “moralisasi” anak-anaknya, seperti pendidikan agama mengajarkan bahwa hidup adalah untuk memperoleh keselamatan sebagai tujuan utamanya. Oleh sebab itu, untuk mencapai tujuan tersebut harus beribadat dengan kontinyu dan teratur, membaca kitab suci dan berdoa setiap hari, menghormati dan mencintai orang tua, bekerja keras, hidup secara sederhana, menahan diri dari tingkah laku yang tidak jujur, tidak berbuat yang senonoh dan mengacau, tidak minum-minuman keras, tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang, dan tidak berjudi. Maka perkembangan sosialnya terarah secara pasti serta konsisten dengan suara hatinya.

b. Pelembagaan agama


Pelembagaan agama adalah suatu tempat atau lembaga untuk membimbing, membina dan mengayomi suatu kaum yang menganut agama.

Pelembagaan Agama di Indonesia yang mengurusi agamanya
1. Islam : MUI
MUI atau Majelis Ulama Indonesia adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang mewadahi ulama, zu’ama, dan cendikiawan Islam di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. Majelis Ulama Indonesia berdiri pada tanggal, 7 Rajab 1395 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 26 juli 1975 di Jakarta, Indonesia.

2. a. Kristen : Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI)
PGI (dulu disebut Dewan Gereja-gereja di Indonesia – DGI) didirikan pada 25 Mei 1950 di Jakarta sebagai perwujudan dari kerinduan umat Kristen di Indonesia untuk mempersatukan kembali Gereja sebagai Tubuh Kristus yang terpecah-pecah. Karena itu, PGI menyatakan bahwa tujuan pembentukannya adalah “mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa di Indonesia.”

b. Katolik : Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)
Konferensi Waligereja Indonesia (KWI atau Kawali) adalah organisasi Gereja Katolik yang beranggotakan para Uskup di Indonesia dan bertujuan menggalang persatuan dan kerja sama dalam tugas pastoral memimpin umat Katolik Indonesia. Masing-masing Uskup adalah otonom dan KWI tidak berada di atas maupun membawahi para Uskup dan KWI tidak mempunyai cabang di daerah. Keuskupan bukanlah KWI daerah. Yang menjadi anggota KWI adalah para Uskup di Indonesia yang masih aktif, tidak termasuk yang sudah pensiun. KWI bekerja melalui komisi-komisi yang diketuai oleh Uskup-Uskup. Pada 2006 anggota KWI berjumlah 36 orang, sesuai dengan jumlah keuskupan di Indonesia (35 keuskupan) ditambah seorang uskup dari Ambon (Ambon memiliki 2 uskup)

3. Hindu : Persada
Parisada Hindu Dharma Indonesia ( Parisada ) ialah: Majelis tertinggi umat Hindu Indonesia.

4. Budha : MBI
Majelis Buddhayana Indonesia adalah majelis umat Buddha di Indonesia. Majelis ini didirikan oleh Bhante Ashin Jinarakkhita pada hari Asadha 2499 BE tanggal 4 Juli 1955 di Semarang, tepatnya di Wihara Buddha Gaya, Watugong, Ungaran, Jawa Tengah, dengan nama Persaudaraan Upasaka-Upasika Indonesia (PUUI) dan diketuai oleh Maha Upasaka Madhyantika S. Mangunkawatja.

5. Konghucu : Matakin
Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (disingkat MATAKIN) adalah sebuah organisasi yang mengatur perkembangan agama Khonghucu di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1955.
Keberadaan umat beragama Khonghucu beserta lembaga-lembaga keagamaannya di Nusantara atau Indonesia ini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, bersamaan dengan kedatangan perantau atau pedagang-pedagang Tionghoa ke tanah air kita ini. Mengingat sejak zaman Sam Kok yang berlangsung sekitar abad ke-3 Masehi, Agama Khonghucu telah menjadi salah satu di antara Tiga Agama Besar di China waktu itu; lebih-lebih sejak zaman dinasti Han, atau tepatnya tahun 136 sebelum Masehi telah dijadikan Agama Negara.

c. agama konflik da masyarakat
Utamanya agama merupakan pemodan yang memberi peranan positif bagi masyarakat untuk menciptakan kerukunan antar masyarakat dan akhirnya tertanam rasa persaudaraan yang kuat antar anggota masyarakat. Tetapi dibalik sisi positif agama, terdapat sisi yang lain yang bersifat cenderung negatif karena merupakan pemicu terjadinya konflik antar masyarakat beragama. Khususnya di Indonesia.

Wajar bila pihak-pihak yang beragama mempunyai pandangan hidup yang tidak sama antar umat beragama. Setiap individu itu punya jalan tentang ajaran agamanya. Kemudian kita sebagai individu itu terkadang menilai secara subjektif nilai dari agamanya sendiri. Karena perbedaan cara pandang tersebut, yang terlalu subjektif, menyebabkan adanya konflik yang terjadi antar anggota masyarakat beragama. Kemudian adanya perbedaan suku dan ras antar pemeluk agama juga merupakan salah satu penyebab lain yang menimbulkan perpecahan antar anggota masyarakat.

Contohnya saja konflik agama antara Suku Aceh dan Suku Batak di Sumatera. Suku aceh yang mayoritas Islam dan Suku Batak yang beragama kristen dalam kehidupannya terjadi ketegangan dan tidak jarang sampai ke fisik. Tentu saja ini sangat mengerikan dan mengacaukan ketentraman dan keamanan umat beragama.

Sayangnya, kita lebih suka memposisikan agama di posisi yang lain: yaitu di panggung atau di kobaran bendera, bukan meresapi agama tersebut dan meletakkannya di relung hati kita
soal
1.apa yang dimaksud agama?
2.apa itu fungsi agama?
3.apa hubungannya agama dan masyarakat
4. apa saja pelembagaan agama?
5. apa yang dimaksud pelembagaan agama?

Jumat, 13 November 2015

Tugas Periode 2


WARGA NEGARA
a. Pengertian
Warga negara merupakan terjemahan kata citizens (bahasa Inggris) yang mempunyai arti ; warga negara, petunjuk dari sebuah kota, sesama warga negara , sesama penduduk, orang setanah air; bawahan atau kaulaSyarat Menjadi WNI
Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan seperti disebut dalam pasal 9, yakni:1. Telah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah menikah;
2. Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima ) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut;
3. Sehat jasmani dan rohani;
4. Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
5. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun atau lebih;
6. Jika dengan memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia, tidak menjadi berkewarganegaraan ganda;
7. Mempunyai pekerjaan atau berpenghasilan tetap; dan
8. Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.
Prosedur berikutnya antara lain permohonan harus ditulis dalam bahasa Indonesia di atas kertas bermeterai. Keputusan akhir atas permohonan adalah pada Presiden. Bila dikabulkan oleh Presiden maka status WNI dinyatakan berlaku efektif sejak pemohon mengucapkan sumpah atau janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.NEGARAa. Pengertian
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi yang didalamnya terdapat suatu pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain.
Selain pengertian tersebut. Adapun pengertian-pengertia negara bedasarkan pendapat beberapa ahli, diantaranya adalah :
1. Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
2. Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu.
3. Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.
4. Prof. Mr. Soenarko : Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.
5. Aristoteles : Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.
b. Fungsi Negara1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyatNegara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
2. Melaksanakan ketertibanUntuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.
3. Pertahanan dan keamanan
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
4. Menegakkan keadilan
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.
Hukum Negara dan Pemerintahan
Pengertian Hukum
Secara Umum :

Hukum adalah keseluruhan norma yang oleh penguasa masyarakat yang berwenang menetapkan hukum, dinyatakan atau dianggap sebagai peraturan yang mengikat bagi sebagian atau seluruh anggota masyarakat tertentu, dengan tujuan untuk mengadakan suatu tata yang dikehendaki oleh penguasa tersebut.
Sifat-Sifat Hukum
Setelah melihat definisi-definisi hukum tersebut, dapat diambil kesimpulan, bahwa hukum itu meliputi beberapa sifat, yaitu :- Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat.- Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib.- Peraturan itu bersifat memaksa.- Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.
Ciri-Ciri HukumMenurut C.S.T. Kansil, S.H. terdapat perintah dan atau larangan. Perintah dan atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. Setiap orang berkewajiban untuk bertindak sedemikian rupa dalam masyarakat, sehingga tata tertib dalam masyarakat itu tetap terpelihara dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, hukum meliputi berbagai peraturan yang menentukan dan mengatur perhubungan orang yang satu dengan yang lainnya, yakni peraturan-peraturan hidup bermasyarakat yang dinamakan dengan ‘Kaedah Hukum’. Barangsiapa yang dengan sengaja melanggar suatu ‘Kaedah Hukum’ akan dikenakan sanksi (sebagai akibat pelanggaran ‘Kaedah Hukum’ yang berupa ‘hukuman).
. Pengertian Pemerintah
Secara harfiah atau kebahasan pemerintah berasal dari kata dasar perintah yang mempunyai arti kata verbal atau bentuk dari kata kerja. Kata perintah sendiri secara leksikal ini berarti perkataan yang bermaksud menyuruh. Atau kata perintah juga berarti aba-aba atau komando. Atau kata perintah juga mempunyai pengertian aturan dari pihak atas yang harus dilakukan.
Definisi pemerintah secara KBBI adalah sebuah sistem yang mejalankan wewenang dan kekuasaan yang mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagian, sekelompok orang yang secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasan, penguasa suatu negara atau bagian negara, dan badan tertinggi dari yang memerintah suatu negara seperti kabinet dalam sistem perintahan indonesia, yaitu DPR MPR dan Persiden.
Definisi pemerintah secara luas dapat diartikan sebagai sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan dan kebijakan dalam mengambil keputusan dan melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat dan wilayahnya yang membentuk sebuah lembaga dimana mereka ditempatkan.
Pemerintah merupakan sebuah wadah orang-orang yang mempunyai kekuasan di dalam sebuah lembaga yang disebut negara dan mengurus masalah kenegaraan dan kesejahteraan rakyat.

K. Perbedaan Pemerintah & Pemerintahan

Pemerintah dan pemerintahan mempunyai pengertian yang berbeda. Pemerintah merujuk kepada organ atau alat perlengkapan, sedangkan pemerintahan menunjukkan bidang tugas atau fungsi. Dalam arti sempit pemerintah hanyalah lembaga eksekutif saja. Sedangkan dalam arti luas, pemerintah mencakup aparatur negara yang meliputi semua organ-organ, badan-badan atau lembaga-lembaga, alat perlengkapan negara yang melaksanakan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan negara. Dengan demikian pemerintah dalam arti luas adalah semua lembaga negara yang terdiri dari lembaga-lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif.
Dalam arti sempit pemerintahan adalah segala kegiatan, fungsi, tugas dan kewajiban yang dijalankan oleh lembaga eksekutif untuk mencapai tujuan negara. Pemerintahan dalam arti luas adalah segala kegiatan yang terorganisir yang bersumber pada kedaulatan dam kemerdekaan, berlandaskan pada dasar negara, rakyat atau penduduk dan wilayah negara itu demi tercapainya tujuan negara. Di samping itu dari segi struktural fungsional pemerintahan dapat didefinisikan pula sebagai suatu sistem struktur dan organisasi dari berbagai macam fungsi yang dilaksanakan atas dasar-dasar tertentu untuk mewujudkan tujuan negara. (Haryanto dkk, 1997 : 2-3).
Secara deduktif dapat disimpulkan bahwa pemerintah dan pemerintahan dibentuk berkaitan dengan pelaksanaan berbagai fungsi yang bersifat operasional dalam rangka pencapaian tujuan negara yang lebih abstrak, dan biasanya ditetapkan secara konstitusional. Berbagai fungsi tersebut dilihat dan dilaksanakan secara berbeda oleh sistem sosial yang berbeda, terutama secara ideologis. Hal tersebut mewujud dalam sistem pemerintahan yang berbeda, dan lebih konkrit terwakili oleh dua kutub ekstrim masing- masing rezim totaliter (sosialis) dan rezim demokratis. Substansi perbedaan keduanya terletak pada perspektif pembagian kekuasaan negara (pemerintah). Pemencaran kekuasaan (dispersed of power), menurut Leslie Lipson, merupakan salah satu dari lima isu besar dalam proses politik (Josef Riwu Kaho, 2001 : 1). Pemerintahan daerah merupakan konsekuensi pelaksanaan pemencaran kekuasaan itu.

Pengertian lapisan Sosiallapisan sosial atau yang disebut juga stratifikasi atau stratification yang berasal dari kata strata atau stratum yang berarti lapisan. Definisi stratifikasi atau pelapisan masyarakat diantaranya adalah :1. Menurut Pitirim A. Sorokin adalah perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat/ hierarchies.2. Menurut Theodorson dkk, dalam dictionary sociology menyatakan pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanen yang terdapat dalam sistem sosial (dari kelompok kecil sampai masyarakat) dalam hal pembedaan hak, pengaruh dan kekuasaan.Terjadinya Pelapisan SosialRobin William J.R. menyebutkan pokok pedoman tentang proses terjadinya stratifikasi sosial pada masyarakat, yaitu sebagai berikut :a. Sistem Stratifikasi sosial mungkin berpokok pada sistem pertentangan yang terjadi pada masyarakat sehingga menjadi objek penyelidikanb. Sistem Stratifikasi sosial dapat dianalisis dalam ruang lingkup unsur-unsur sebagai berikut :– Distribusi hak-hak istimewa yang objektif, misalnya penghasilan, kekayaan, keselamatan, (kesehatan, laju angka kejahatan) wewenang.– Sistem pertentangan yang diciptakan masyarakat (prestise dan penghargaan)– Kriteria sistem pertentangan yaitu apakah didapatkan berdasarkan kualitas pribadi, keanggotaan kelompok kerabat, hak milik, wewenang dan kekuasaan.– Lambang-lambang kedudukan, misalnya tingkah laku, cara berpakaian, bentuk rumah, keanggotaan dalam suatu organisasi formal.– Mudah sukarnya berubah kedudukan– Solidaritas di antara individu atau kelompok sosial yang menduduki status sosial yang sama dalam sistem sosial, seperti :1. Pola-pola interaksi (struktur clique dan anggota keluarga)2. Kesamaan atau perbedaan sistem kepercayaan, sikap dan nilai3. Kesadaran akan status masing-masing4. Aktifitas dalam organisasi secara kolektifKesamaan DerajatSifat perhubungan perhubungan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik artinya orang sebagai angota masyarakat mempunyai hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara. Dengan ini manusia mempunyai kesamaan derajat.Persamaan Derajat di IndonesiaMengenai persamaan derajat dan hak tercantum jelas dalam UUD 1945 dalam pasal-pasal 1.– Pasal 27 ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.– Pasal 27 ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.– Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pikiran baik lisan dan tulisan.– Pasal 29 ayat 2, kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara.– Pasal 31 ayat 1 dan 2 yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran.ElitePengertian elite secara umum, menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Sedangkan dalam arti lebih khusus yaitu sekelompok orang-orang terkemuka dibidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan posisi dalam masyarakat di puncak struktur-struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi dalam ekonomi, pemerintahan aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran dan pekerjaan-pekerjaan dinas.Fungsi elite dalam memegang strategi ada 2 kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu, menitik beratkan pada fungsi sosial, dan pertimbangan-pertimbangan yang bersifat moral, kecenderungan penilaian ini melahirkan 2 macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal.Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial, sopan santun dan keadaan jiwa. Elite eksternal meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat keras masyarakat lain atau masa depan tak tentu. Elite sebagai pemegang strategi dibedakan menjadi :1. Elite politik, elite yang berkuasa mencapai tujuan. Yang paling berkuasa disebut elite segala elite.2. Elite ekonomi, militer, diplomatik dan cendekiawan3. Elite agama, filsuf, pendidik dan pemuka masyarakat4. Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis seperti artis, penulis, tokoh film, olahragawan, tokoh hiburan dsbMassaIstilah massa digunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif yang elementer dan spontan. Hal-hal yang penting dalam massa :1. Berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial2. Merupakan kelompok yang anonim, atau tersusun dari individu-individu yang anonim3. Sedikit sekali interaksi atau bertukar pengalaman antar anggotanya4. Very loosely organized tidak bisa bertindak secara bulat seperti suatu kesatuanMASYARAKAT PEDESAAN DAN PERKOTAANMasyarakat perkotaanMasyarakat perkotaan sering disebut juga sebagai urban community, pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat-sifat kehidupan seta ciri-ciri kehidupan yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu :1. Kehidupan keagaamaan kurang apabila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di pedesaan2. Pada umumnya orang kota mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Kehidupan keluarga dikota sukar untuk disatukan karena perbedaan kepentingan, agama, paham politik dsb.3. Pembagian kerja dalam masyarakat kota jauh lebih tegas dan mempunyai batas-batas nyata.4. Kemungkinan mendapatkan pekerjaan lebih banyak diperoleh.5. Jalan pikiran yang rasional, menyebabkan interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada kepentingan daripada faktor pribadi.6. Jalan kehidupan yang cepat di kota menyebabkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota.7. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata sebab kota lebih terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.Aspek-Aspek Positif dan Negatif Beberapa aspek positif dan negatif dari masyarakat pedesaan dan perkotaan adalah sebagai berikut :
Bertambahnya penduduk sehingga tidak seimbang dengan persediaan lahan pertanian,
Terdesaknya kerajinan rumah di desa oleh produk industri modern.
Penduduk desa, terutama kaum muda, merasa tertekan oleh oleh adat istiadat yang ketat sehingga mengakibatkan suatu cara hidup yang monoton.
Di desa tidak banyak kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan.
Kegagalan panen yang disebabkan oleh berbagai hal, seperti banjir, serangan hama, kemarau panjang, dsb. Sehingga memaksa penduduk desa untuk mencari penghidupan lain dikota. Hal – hal yang termasuk faktor pendukung antara lain :
Penduduk desa kebanyakan beranggapan bahwa dikota banyak pekerjaan dan lebih mudah untuk mendapatkan penghasilan.
Dikota lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan usaha kerajinan rumah menjadi industri kerajinan.
Pendidikan terutama pendidikan lanjutan, lebih banyak dikota dan lebih mudah didapat.
Kota dianggap mempunyai tingkat kebudayaan yang lebih tinggi dan merupakan tempat pergaulan dengan segala macam kultur manusianya.
Kota memberi kesempatan untuk menghindarkan diri dari kontrol sosial yang ketat atau untuk mengangkat diri dari posisi sosial yang rendah ( Soekanti, 1969 : 124-125 ). Hubungan desa dengan kotaMasyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas yang terpisah sama sekali, karena terdapat hubungan erat yang bersifat ketergantungan. Kota tergantung dengan desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan dan desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota. Sebaliknya kota menghasilkan barang-barang yang diperlukan oleh orang desa seperti pakaian, alat dan obat pembasmi hama pertanian, obat untuk memelihara kesehatan, alat transportasi, tenaga-tenaga dibidang jasa seperti tenaga medis, montir-montir elektronika dan tenaga yan dapat membimbing dalam upaya meingkatkan hasil pertanian, peternakan, perikanan.Masyarakat PedesaanA. Pengertian Desa atau Pedesaan• Menurut Sutarjo Kartohadikusuma adalah satu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri.• Menurut Bintarto, desa merupakan perwujudan kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik, dan cultural yang terdapat di suatu daerah dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.• Menurut Paul H. Landis desa adalah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa dengan ciri-ciri :1. Mempunyai pergaulan hidup yang saling mengenal antara rbuan jiwa2. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan3. Cara berusaha (ekonomi) adalah agraris, yang dipengaruhi oleh iklim, keadaan alam, kekayaan alam, sedang pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sampingan.Secara umum yang menjadi ciri-ciri masyarakat pedesaan antara lain :a. Antara warga mempunyai hubungan yang mendalam dan erat bila dibandingkan dengan masyarakat di luar batas-batas wilayahnyab. Sistem kehidpan umumnya berkelompok denagan dasar kekeluargaan (gemeinscharft atau paguyuban)c. Sebagian warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian, pekerjaan yang bukan pertanian merupakan pekerjaan part time sebagai pengisi waktu luang.d. Masyarakat homogen seperti dalam mata pencaharian, agama, adat istiadat dsb.Perbedaan Desa dan Kota
Ada beberapa ciri yang dapat membedakan antara desa dan kota. Beberapa ciri ini dapat membantu mengurangi kesulitan dalam menentukan apakah suatu masyarakat dapat disebut masyarakat kota atau masyarakat desa. Ciri-ciri yang dimaksud adalah sebagai berikut : Jumlah dan kepadatan Penduduk Lingkungan Hidup Mata Pencaharian Pola Interaksi Sosial Statifikasi Sosial Corak Kehidupan Sosial Mobilitas Sosial Solidaritas Sosial


Perbedaan Kepentingan


Perbedaan kepentingan sebenarnya merupakan sifat naluriah setiap manusia. Kepentingan ini merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu. Kepentingan ini sifatnya esensial bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri, jika individu berhasil memenuhi kepentingannya, maka ia akan merasakan kepuasan dan sebaliknya kegagalan dalam memenuhi kepentingan akan menimbilkan masalah baik bagi dirinya maupun bagi lingkungannya. Biasanya perbedaan kepentingan itu terjadi pada kelompok-kelompok tertentu, misalnya pada kelompok etnis, kelompok agama, kelompok ideologi tertentu termasuk antara mayoritas dan minoritas.


Prasangka dan Diskriminasi Sosial


Prasangka dan diskriminasi dua hal yang ada relevansinya. Kedua tindakan tersebut dapat merugikan pertumbuhan, perkembangan, dan bahkan integrasi masyarakat. Kerugian prasangka melalui hubungan pribadi dan akan menjalar bahkan melembaga (turun-temurun). Jadi prasangka dasarnya pribadi dan dimiliki bersama. Perbedaan antara prasangka dan diskriminatif adalah prasangka menunjukkan pada aspek sikap, sedangkan diskriminatif pada tindakan. Sikap adalah kecenderungan untuk berespons baik secara positif atau negatif terhadap orang, obyek atau situasi.


Dalam konteks realitas, prasangka diartikan: “Suatu sikap terhadap anggota kelompok etnis atau ras tertentu, yang terbentuk terlalu cepat tanpa suatu induksi. Diskriminatif merupakan tindakan yang realistis”. Dapat disimpulkan bahwa prasangka itu muncul sebagai akibat kurangnya pengetahuan, pengertian dan fakta kehidupan, adanya dominasi kepentingan golongan atau pribadi, dan tidak menyadari atau insyaf akan kerugian yang bakal terjadi. Tingkat prasangka itu menumbuhkan jarak sosial tertentu di antara anggota sendiri dengan anggota kelompok luar


Sebab-sebab terjadinya prasangka:


a. Pendekatan Historis


Pendekatan ini berdasarkan teori pertentangan kelas, menyalahkan kelas rendah di mana mereka yang tergolong kelas atas mempunyai alasan untuk berprasangka terhadap kelas rendah


b. Pendekatan Sosiokultural dan Situasional


1. Mobilitas sosial: gerak perpindahan dari strata satu ke strata sosial lainnya. Artinya kelompok orang yang mengalami penurunan status akan terus mencari alasan mengenai nasib buruknya.


2. Konflik antara kelompok: prasangka sebagai realitas dari dua kelompok yang bersaing.


3. Stagma perkantoran: ketidakamanan atau ketidakpastian di kota disebabkan oleh “noda” yang dilakukan oleh kelompok tertentu.


4. Sosialisasi: prasangka muncul sebagai hasil dari proses pendidikan, melalui proses sosialisasi mulai kecil hingga dewasa.


c. Pendekatan Kepribadian


Teori ini menekankan pada faktor kepribadian sebagai penyebab prasangka, disebut dengan frustasi agresi. Menurut teori ini keadaan frustasi merupakan kondisi yang cukup untuk timbulnya tingkah laku agresif.


d. Pendekatan Fenomenologis


Pendekatan ini ditekankan pada bagian individu memandang atau mempersepsikan lingkungannya, sehingga persepsilah yang menyebabkan prasangka.


e. Pendekatan Naive


Bahwa prasangka lebih menyoroti obyek prasangka tidak menyoroti individu yang berprasangka.


Prasangka bisa diartikan sebagai suatu sikap yang terlampau tergesa-gesa berdasarkan generalisasi yang terlampau cepat, sifat berat sebelah dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan terhadap suatu realita). Sikap berprasangka jelas tidak adil, sebab sikap yang diambil hanya berdasarkan pada pengalaman atau apa yang di dengar.


Pertentangan Sosial


Hidup bermasyarakat yaitu sebuah hubungan antar individu-individu maupun antar kelompok dan golongan yang terjadi dalam proses kehidupan. Hidup bermasyarakat juga berarti kehidupan dinamis, dimana setiap anggota masyarakat salaing berinteraksi. Hubungan antar individu ini pun diikat oleh ikatan yang berupa norma serta nilai-nilai yang telah dibuat bersama para anggota. Norma dan nilai-nilai inilah yang menjadi alat pengendali agar para anggota masyarakat tidak terlepas dari rel ketentuan yang telah disepakati itu. Solidaritas, toleransi dan tenggang rasa adalah bukti kuatnya ikatan itu. Sakit salah satu anggota masyarakat akan dirasakan oleh anggota masyarakat lainnya. Dari hubungan seperti itulah lahir keharmonisan dalam hidup bermasyarakat.


Pada kenyataannya tidak semua masyarakat membentuk sebuah harmonisasi. Pada kondisi-kondisi tertentu hubungan antara masyarakat diwarnai berbagai persamaan. Namun sering juga didapati perbedaan-perbedaan, bahkan pertentangan dalam masyarakat. Hal-hal seperti itulah yang menimbulkan perpecahan dalam masyarakat. Salah satu contohnya adalah pertentangan sosial.


Pertentangan sosial adalah suatu konflik yang terjadi didalam suatu lingkungan masyarakat. Dimana ada suatu kelompok yang tidak menyukai kelompok lain, sehingga menimbulkan suatu perselisihan diantara mereka. Banyak sekali pertentangan sosial yang terjadi di dunia ini. Seperti contohnya perak Irak, dan kalau menelusuri Indonesia contohnya GAM (Gerakan Aceh Merdeka).





Integrasi Masyarakat


Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.


Definisi lain mengenai integrasi adalah suatu keadaan di mana kelompok-kelompok etnik beradaptasi terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :


a. Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu.


b. Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu.


Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan.




Soal-soal:


BAB 1


1. Apa yang dimaksud warga negara?


a. orang punya negara


b.petunjuk dari sebuah kota, sesama warga negara , sesama penduduk, orang setanah air; bawahan atau kaula


c. pemimpin negara


d. presiden


2.suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi yang didalamnya terdapat suatu pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya disebut


a. warga


b. kota


c. negara


d. ibu kota






3.keseluruhan norma yang oleh penguasa masyarakat yang berwenang menetapkan hukum, dinyatakan atau dianggap sebagai peraturan yang mengikat bagi sebagian atau seluruh anggota masyarakat tertentu, dengan tujuan untuk mengadakan suatu tata yang dikehendaki oleh penguasa tersebut.disebut


a. hukum


b. negara


c.norma


d. tata negara


4.sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan dan kebijakan dalam mengambil keputusan dan melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat dan wilayahnya yang membentuk sebuah lembaga dimana mereka ditempatkan. disebut


a.negara


b.hukum


c.pemerintahan


d.tidak ada yang benar


5.Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan seperti disebut dalam pasal


a.1


b 9


c 7


d 6


BAB 2


1.perbedaan penduduk atau masyarakat kedalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat/ hierarchies. disebut


a. lapisan bumi


b. lapisan rumah


c.lapisan ekonomi


d.lapisan sosial
2. mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan terdapat


a. pasal 27 ayat 1


b pasal 27 ayat 2


c pasal 28 ayat 1


d pasal 29 ayat 1






3. Sifat perhubungan perhubungan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik artinya orang sebagai angota masyarakat mempunyai hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara disebut


a. kesamaan tempat


b. kesamaan lokasi


c.kesamaan derajat


d. kesamaan sosial






4. sekelompok orang-orang terkemuka dibidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan disebut


a. elit


b. masa


c. sosial


d.negara






5.untuk menunjukkan suatu pengelompokan kolektif yang elementer dan spontan disebut


a elit


b. masa


c. sosial


d.negara






BAB 3


1 ditekankan pada sifat-sifat kehidupan seta ciri-ciri kehidupan seperti Kehidupan keagaamaan kurang apabila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di pedesaan


disebut


a.pedesaan


b. perkotaan


c.hukum


d.urban






2.satu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri disebut


a.pedesaan


b. perkotaan


c. hukum


d.urban






3.Menentukan kepemimpinan di daerah pedesaan cenderung banyak ditentukan oleh


a. Kualitas pribadi dari individu


b. Pengalaman seseorang


c. Pendidikan seseorang


d. Pendekatan seseorang pada masyarakat






4. Kesetiakawanan sosial (social solidarity) pada masyarakat desa dan kota, banyak yang ditentukan oleh masing-masing faktor yang berbeda pada masyarakat pedesaan. Kesetiakawanan sosial merupakan


a. Akibat dari sifat-sifat yang sama persamaan dalam pengalaman tujuan yang sama


b. Bersifat informal


c. Tidak bersifat kontrak sosial


d. a, b, c benar






5 Nilai-nilai dan sistim nilai di desa dan di kota berbeda.


Hal ini dapat diamati antara lain dalam





a. Kebiasaan

b. Cara


c. Norma yang berlaku


d. a, b, c, benar






BAB 4






1.Teori ini menekankan pada faktor kepribadian sebagai penyebab prasangka, disebut dengan frustasi agresi. Menurut teori ini keadaan frustasi merupakan kondisi yang cukup untuk timbulnya tingkah laku agresif disebut


a. pendeketan fenomologis


b.pendekatan naive


c. pendekatan kepribadian


d.sosialisasi






2.Pendekatan ini ditekankan pada bagian individu memandang atau mempersepsikan lingkungannya, sehingga persepsilah yang menyebabkan prasangka disebut


a pendekatan fenomologis

b pendekatan naive


c pendekatan kepribadian


d. sosialisasi






3. Bahwa prasangka lebih menyoroti obyek prasangka tidak menyoroti individu yang berprasangka disebut


a. pendekatan fenomologis


b. pendekataan naive


c pendekatan kepribadian


d.sosialisasi






4. suatu konflik yang terjadi didalam suatu lingkungan masyarakat. Dimana ada suatu kelompok yang tidak menyukai kelompok lain, sehingga menimbulkan suatu perselisihan diantara mereka disebut


a. pertentangan kedudukan


b pertentangan jabatan


c.pertentangan sosial


d semua salah






5. kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi disebut


a. integrasi sosial


b pertentangan


c pendekataan


d semua salah

Kamis, 22 Oktober 2015

ILMU SOSIAL DASAR 1

1. Ilmu Sosial Dasar
A. Pengertian
       Pengetahuan yang menelaah masalah sosial,khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial
       Ilmu sosial dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu-ilmu sosial yang dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu memliki obyek dan metode ilmiahnya sendiri-sendiri yang tidak mungkin dipadukan.
B. Tujuan
       a. Memahami dan menyadari adanya kenyataan sosial dan masalah sosial yang ada dalam                        masyarakat
       b. Peka terhadap masalh-masalah ssial dan tanggap untuk ikut serta dalm usaha                                        menanggulanginya
       c. Menyadari bahwa setiap masalah sosial timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan            hanya dapat mempelajarin secara kritis-indisipliner
       d. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu penegetahuan lain dan dapat                                    berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul                    dalam masyarakat
C. Ilmu sosial dasar dan Ilmu pengetahuan sosial
       Persamaan keduanya yaitu ;
       a. Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan
       b. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
       c. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial
       Perbedaan keduanya yaitu:
       a, Ilmu sosial dasar diberikan di perguruan tinggi, sedang Ilmu pengetahuan sosial diberikan                    sekolah dasar dan sekolah lanjutan
       b. Ilmu sosial dasar merupakan satu matkul tunggal, sedang ilmu pengetahuan sosial merupakan              kelompok dari matpel sekolah
       c. Ilmu sosial dasar diarahkan kepada pembentukkan sikap dan kepribadian sedang ilmu                          pengetahuan sosial diarahkan kepada pembentukkan pengetahuan dan ketrampilab intelektual
D. Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
       Materi ilmu sosial dasar terdidi atas masalah sosial. sebelum kita menelaah masalah tersebut,terlebih dhulu kita mengidentifikasi kenyataan sosial dan memehami sejumlah konsep sosial tertentu. Bahan pelajaran Ilmu sosial dasar dibedakan menjadi tiga yaitu:
       a. Kenyataan sosial yang ada di masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah                    sosial tertentu
       b. Konsep sosial atau pengertian tentang kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau                        elementer saja yang sangat dierlukan untuk mempelajari masalah sosial yang dibahas dalam                ilmu pengetahuan sosial
       c. Masalah sosial yang timbul dalam masyarakat , biasanya terlibat dalam berbagai kenyatan                    sosial yang antara satu dengan lainna saling berkaitan

2. Penduduk Masyarakat dan Kebudayaan
A. Pertumbuhan penduduk
       Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam masalah sosial ekeonomi umunya dan maslah penduduk khususnya.
       Adapun perkembangan penduduk dunia dari tahun 1830 sampai 2016 :
     a. Kematian.
     Tingkat kematian kasar (Crude Death Rate)
     Tingkat kematian kasar adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahun tersebut. Adapun rumus untuk mencari jumlah Tingkat Kematian Kasar:
     Tingkat Kematian Khusus (Age Spesific Death Rate).
Adalah tingkat kematian yang berdasarkan perbedaan resiko dan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, umur, jenis kelamin, dan pekerjaan.
     Fertilitas (kelahiran hidup).
Fertilisas adalah jumlah kelahiran hidup dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Yang dimaksudkan lahir hidup adalah kelahiran dengan tanda-tanda kehidupan nyata.

     Tingkat Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate ).
Tingkat Kelahiran Kasar adalah Jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada tahhun tertentu tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun tersebut.
      General Fertility Rate (GFR) Angka Kelahiran Umum.
Adalah angka yang menunjukan jumlah kelahiran per 1000 wanita usia produktif. Jadi untuk menghitung angka kelahiran ini diperlukan jumlah penduduk wanita usia produktif/subur
      Age Spesific Fertility Rate (ASFR) Tingkat Kelahiran Khusus.
ASFR menunjukan banyaknya kelahiran menurut umur wanita dari wanita yang berada dalam kelompok umur 15 – 49 tahun. Ukuran ini lebih baik daripada ukuran diatas, karena pengaruh daripada variasi kelompok umur dapat dihilangkan. Jadi kalau dituliskan dalam bentuk rumus adalah sebagai berikut :
      Migrasi.
      Migrasi adalah merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan, sehingga menimbulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tersebut. Langkah-langkah seseorang migran dalam menentukan keputusannya untuk pindah ke daerah lain terlebih dahulu mengetahui faktor-faktor sebagai berikut :
      -Persediaan Sumber Daya Alam
      -Lingkungan Sosial Budaya
      -Potensi Ekonomi
      -Alat Masa Depan
      Ada 3 jenis struktur penduduk :
1. Piramida penduduk muda
Piramida ini menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Jumlah angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian.
2. Piramida stasioner
Bentuk piramida ini menggambarkan keadaan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi.
3. Piramida penduduk tua
Bentuk piramida ini menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesan dan tingkat kematian kecil sekali. Apabila angka kelahiran jenis pria besar, maka suatu negara bisa kekurangan penduduk.
B. Kebudayaan dan Kepribadian
1. Zaman Batu sampai Zaman Logam
   Upaya menelusuri sejara peradaban bangsa indonesia, mulai dari zaman batu smapai zaman logam, sungguh akan berliku-liku, memerlukan waktu pembahasan yang panjang. Berdasarkan pendapat-pendapat para ahli prehistoris, ternyata bahwa zaman batu itupun terbagi dalam:
   - Zaman batu tua (Palaeolithikum)
   - Zaman batu muda (Neolithikum)
   Alat bantu pada zaman batu tua, baik bentuk ataupun permukaan peralatan masih kasar,misalnya kapak genggam
   Kapak genggam semacam otu kita knal dari eropa,afrika,asia tengah sampai india,tapi kapak genggan semacam ini tidak didapati d\orang di asia  tenggara.

2. Kebudayaan Hindu dan Budha
    Pada ke-3 dan ke-4 agama hindu masuk ke INdonesia, khususnya ke Pulau Jawa. Perpaduan atau akulturasi antara kebudayaan setempat dengan kebudayaan 
    Hindu yang berasal dari India itu berlngusng luwes dan mantap. Sekitar abad ke-5, ajara BUdha atau Budhisme masuk ke indonesia, khusunya ke Pulau Jawa. Agama/ajaran budha dapat dikatakan berpandangan lebih maju dari pada Hinduisme.,sebab budhaisme tidakmenghendaki adanya kasta-kasta dalam masyarakat
3. Kebudayaan Islam
    Pada abad ke-15 agama islam telah dikembangkan di INdonesia, oleh para pemuka-pemuka islam yang dsebut Wali Sanga . Titk sentral penyebrangan agama islam pada abad itu berada di pulau jawa. Sebenarnya agama islam masuk ke Indonesia, Khususnya ke pulau jaw berlangsung dalam suasana damai. Hal ini disebabkan karena islam dimasukkan ke Indonesia tidak dengan secara paksa, melainkan dengan cara baik. Di samping itu disebabkan sika toleransi yang dimiliki bangsa kita.
C. Kebudayaan Barat
    Unsur yang juga memberi warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian bangsa indonesia adalah kebudayaan barat. Awal kebudayaan Barat masuk ke Indonesia ketika kaum kolonialis masuk ke Indonesia, terutama bangsa belanda. MUlai dari penguasaan dan kekuasaan perusahaan dagang Belanda dan berlanjut dengan pemerintahan kolonialis belanda., di kota-kota prvinsi. Dalam kurun waktu itu juga,di kota pemerintahan terutama jawa
sulawesi utara,dam maluku berkempag dua lapisan sosial:
   - Lapisan sosial yag terdiri  dari kaum buruh
   - Lapisan sosial kaum pegawai
3. Individu, Keluarga, dan Masyarakat
    A. Pertumbuhan Individu
         a. Pengertian individu
         Indivdu adalah manusia sebagai susatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan,
         b. Pengertian Pertumbuhan 
         Proses asosiasi. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Bagian-bagian  yang ada lebh dulu sedangkan keseluruhan ada pada kemudian.
         c. Faktor-faktor yang mempengauhi pertumbuhan
         - Pendirian nativistik
         - Pendirisn emprisitik dan environmentalistik
         - Pendirian konvergensi dan Interaksonisme
         - taha pertumbuhan individu berdasar psikologi
    B. Fungsi Keluarga
         keluarga adalah unit masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. kelompok ini dalam hubungannya dengan perkembangan individu sering dikenal degan sebutan primary group . kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai kepribadian dalam masyarakat. Sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang todak ada batasnya selaku penerus keterunan saja.
         a. Pengertian Fungsi Keluarga
         Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.
         b. Macam-macam fungsi keluarga
         - Fungsi bilogis
         - Fungsi Pemeliharaan
         - Fungsi Ekonoi
         - Fungsi Keagamaan 
         - Fungsi Sosial
    C. Individu Keluarga dan Masyarakat
         a. Pengertian Individu
         Manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak daat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseoranga 
        b. Pengertian Keluarga
        Keluarga terbentuk karena adanya perawinan pria dan wanita.Keluarga adalah lembaga sosial sebagai hasil faktor politik ekonomi dan lingkungan
        c. Pmgertian Masyarakat
        Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan,norma-norma,adat isitadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
    D. Hubungan antara individu dan masyarakat
        a. Maka Individu
        makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi. Manusia itu merupkn seuatu keseluruhan jiwa raga yang kegiatannya sebgai keseluruhan.Tiap-tiap orang itu merupakan pribadi yang khas menurut corak kepribadiannya.
        b. Makna keluarga
        Keluarga adalah merupakan kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah group yang terbentuk dari perhubungan laki-laki dan wanita, perhubungan ana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptaka dan membesarkan anak-anak.
       c. Makna masyarakat
       Masyarakat adalah sekedar lat ringkat untuk memberikan batasan mengenai sesuatu persoalan atau pengertian ditinjau daripada analisa
    E. Urbanisasi
        urbanisasi merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan didatangi oeh penduduk desa. urbanisasi terjadi karena suatu daerah mempunyai daya tarik sedemikian rupa sehingga rang pendatang semakin banyak.
4> Pemuda dan Sosialisasi
      A. Internalisasi belajar dan Specialisasi 
           
           Masa remaja adalah masa transisi dan secra psikologis sangat problernatis, masa ini memungkinkan merekberada dalaanomi (keadaan tanpnorma atau hukum) akibat kontradiksi normamaupun orientasi mendua.   Dalam keadaan demikian, seringkali muncul perilaku menyirnpanatau kecenderungan melakukan pelanggaran.


ORIENTASI MENDUA


Menurut Dr. Male adalah orientasi yang bertumpu pada harapan orang tua, masyarakat dan bangsa yang sering bertentangan dengan keterikatan serta loyalitas terhadap peer (teman sebaya ), apakah itu lingkungan belajar (sekolah) atau di luar sekolah.


PERAN MEDIA MASSA


Semakin permisifnya masyarakat juga tercermin pada isi media yang beredar. Sementara masa remaja yang merupakan periode peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, ditandai beberapa ciri. Ciri-ciri ini menyebabkan kecenderungan remaja melahap begitu saja arus informasi yang serasi dengan selera dan keinginan mereka. Namun para tetua yang tadinya berfungsi sebagai penapis informasi atau pemberi rekomendasi terhadap pesan-pesan yang diterima kini tidak berfungsi sedia kala.


Sebagai jalan keluar ahli komunikasi ini melihat perlu adanya membekali remaja dengan keterampilan berinformasi yang mencakup kemampuan menemukan, memilih, menggunakan dan mengevaluasi informasi. Di samping itu, juga dengan melakukan intervensi ke dalam lingkungan informasi mereka secara interpersonal.


PERLU DIKEMBANGKAN


Penghayatan mengenai proses perkembangan bukan sebagai suatu kontinum yang sambung menyambung tetapi fragmentis, terpecah-pecah, dan disetiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Tafsiran-tafsiran klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya. Sudah tentu dan ditentukan oleh mutu pemikiran yang diwakili oleh generasi tua yang bersembunyi di balik tradisi. Dinamika pemuda tidak dilihat sebagai sebagian dari dinamika atau yang lebih tepat sebagian dari dinamika.


2.PEMUDA DAN IDENTITAS


Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan, terutama generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya. Lebih menarik lagi pada generasi ini mempunyai permasalahan-permasalahan yang sangat bervariasi. Proses sosialisasi generasi muda adalah suatu proses yang sangat menentukan kemampuan diri pemuda untuk menselaraskan diri ditengah-tengah kehidupan masyarakat.


Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda


Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda disusun berdasarkan Landasan Idiil yaitu Pancasila, Landasan konstitusional yaitu UUD 1945, Landasan strategis yaitu Garis-garis besar haluan negara, Landasan Historis yaitu Sumpah pemuda Tahun 1928 dan Proklamasi 17 Agustus 1945, Landasan normative yaitu etika, tata nilai dan tradisi luhur yang hidup dalam masyarakat.


Masalah dan Potensi Generasi Muda


1) Permasalah Generasi muda.
Dalam rangka untuk memecahkan permasalahan generasi muda memerlukan usaha-usaha terpadu, terarah dan berencana dari seluruh potensi nasional dengan melibatkan generasi muda sebagai subyek pembangunan.


2) Potensi-potensi Generasi Muda
Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada, maka ia dapat melihat kekurangan-kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru. Adanya idealisme pada generasi muda, maka generasi muda memiliki potensi kedinamisan dan kreatifitas yakni kemampuan dan kesediaan untuk mengadakan perubahan, pembaharuan dan penyempurnaan. Factor lingkungan bagi pemuda dalam proses sosialisasi memegang peranan penting, karena dalam proses sosialisasi pemuda terus berlanjut dengan segala daya imitasi dan identitasnya.


3. PERGURUAN DAN PENDIDIKAN


A. MENGEMBANGKAN POTENSI GENERASI MUDA


Dinegeri ini pada umumnya para generasi muda mendapat kesempatan luas dalam mengembangkan kemampuan dan potensi idenya. Para mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda didorong, dirangsang dengan berbagai motivasi baru dan dipacu untuk berlomba-lomba menciptakan sesuatu hal yang baru baik berupa ide/gagasan. Pembinaan sedini mungkin difokuskan kepada angkatan muda pada tingkatan SMP/SMA, dengan cara penyelenggara lomba karya ilmiah tingkat nasional oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Kaum muda memang betul-betul merupakan suatu sumber bagi pengembagan masyarakat dan bangsa. Oleh Karena itu, pembinaan dan perhatian khusus harus diberikan bagi kebutuhan dan pengembangan potensi mereka.


B. PENDIDIKAN DAN PERGURUAN TINGGI


Diperlukan kebijaksaan terarah dan terpadu didalam menangani masalah pendidikan ini. Rendahnya produktifitas rata-rata penduduk, banyaknya jumlah pencari kerja, kurangnya semangat kewiraswastaan, merupakan hal-hal yang memerlukan perhatian sungguh-sungguh. Sebagai suatu bangsa yang menetapkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan negara Indonesia, maka pendidikan nasional yang dibutuhkan adalah pendidikan dengan dasar dan tujuan menurut Pancasila. Untuk itu maka diperlukan adanya perubahan-perubahan secara mendasar dan mendalam yang menyangkut persepsi, konsepsi serta norma-norma kependidikan dalam kaitannya dengan cita-cita bermasyarakat Pancasila.



Walaupun pada saat ini system pendidikan mulai dikelola secara lebih terbuka dan memungkinkan diterapkannya inovasi teknologi serta perkembangan-perkembangan ilmu mutakhir, dan walaupun anggaran biaya-biaya kependidikan semakin hari semakin hari semakin bertambah sehingga telah merupakan jumlah yang cukup besar dibandingkan dengan biaya pembinaan sector lainnya, nampaknya persoalan yang tidak mudah dihadapi. Dalam arti inilah, maka pembicaraan tentang generasi muda, pemuda khususnya yang berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi menjadi penting, karena berbagai alasan.

Rabu, 07 Maret 2012

search engine

google.
google meruakan search engine peling unngul.kelebihannya adalah jasa pencarian teks terutama dari algoritma pagerank dan banyaknya file yang ada di indeks google.kelemahannya adalah pelayanan pencarian file,video dan audio.
yahoo.
yahoo merupakan search engine tertua sejagat. yahoo juga merupakan salah satu portal terbesar selain MSN.kelebihannya adalah keterssediannya yellow pages dan peta. kelemahannya adalah tampilan pencarian yang tidak ramah bagi pengguna.
MSN.
MSN merupakan besutan microsoft network.keunggulan adalah metode pencarian berupa peta,white pages,yellow pages,pekerjaan serta pencarian rumah.kelemahannya adalah tidak tersedianya pencarian berita dan gambar.
alta vista.
Alta Vista merupakan salah satu search engines yg sgt cepat dan memiliki cakupan luas serta mampu melakukan pencarian dokumen full-text di web dan artikel-artikel Usenet. Kelebihan lain dr altavista yang tdk dimiliki oleh search engine lain, adl adanya fasilitas “spelling checker” yg secara otomatis dpt menginformasikan keyword pencarian yg salah dan membetulkannya tanpa melakukan pencarian ulang. Fasilitas “translate” dari beberapa bahasa ke bahasa yang lain, baik dokumen dr hasil penelusuran maupun dokumen pribadi,menjadikan altavista search engine yg inovatif, dan favorit. 
excite

Keistimewaan Excite adalah pilihan menu yang ditawarkan cukup lengkap dengan sistem indeks yang cukup baik. Excite merupakan search engine yang cukup baik untuk mengetahui berita-berita terbaru dari beberapa sumber . Search engine ini baik bagi pemula karena fasilitas pencariannya yang mudah dan sederhana. Selain itu, excite juga dilengkapi dengan fasilitas “chatting”, “business news”, “sport news” dll.